pertama yang harus dilakukan sebelum memotong bahan adalah melihat serat bahan , jangan sampai salah , perhatikan pinggiran bahan atau kain yang akan dipotong
untuk memudahkan potongan antara kanan tdan kiri bahan yang akan dipotong dilipat dua
untuk mengenali bagian muka dan dalam bahan biasanya dengan cara dilihat serat yang jelas atau kasar tergantung jenis bahannya
setelah kita tau bagian muka dan dalam bahannya , kemudian kita lipat memanjang pinggiran kain ketemu dengan pinggiran
selanjutnya pola bagian depan dulu yang digambar setelah gambar pola selesai diberi tambahan 1,5 cm untuk sisa jahitan dan untuk dibawah lingkar kaki ditambah 4 cm untuk lipatan
setelah itu baru dipotong pola bagian depan tadi dengan hati hati supaya sama antara kanan dan kirinya
selesai dipotong pola bagian depan tadi selanjutnya kita pohong bagian belakang
sama seperti bagian depan semuanya ditambah 1,5 cm untuk jahitan nantinya
kecuali dibagian lengkungan belakang ditambah 3 cm lalu mengecil kebawah sampai 1,5 cm
alasan ditambah 3 cm supaya jahitan bisa rebah atau mapan
dan lingkar kaki sama seperti pada bagian depan selesai digambar terus dipotong
Gawe busana belajar menjahit
Saturday, 14 March 2015
Friday, 6 March 2015
membuat pola celana panjang pria
cara mengambil ukuran celana pria
panjang celana , dari pinggang sampai panjang celana yang diinginkan
lingkar pinggang , diukur sekeliling pinggang
lingkar pesak , diukur dari batas pinggang belakang melalui selangkangan sampai garis pinggang bagian depan
lingkar paha , diukur sekeliling paha terbesar
lingkar panggul , diukur sekeliling panggul terbesar
lingkar kaki , diukur sekeliling kaki bawah
panjang lutut , diukur dari pinggang sampai batas lutut
lingkar lutut , diukur sekeliling lutut yang diinginkan
kemudian kita dapat ukuran sebagai berikut
panjang celana : 90 cm
lingkar pinggang : 84 cm
lingkar pesak : 69 cm
lingkar paha : 64 cm
lingkar panggul : 100 cm
lingkar lutut : 52 cm
lingkar kaki : 40 cm
panjang lutut : 55 cm
semua ukuran diatas hanyalah ilustrasi saja , dibawah ini kita mulai membuat polanya
A-C : panjang celana
A-B : 1/3 lingkar pesak ditambah 5 cm buat garis datar dati kiri kekanan
B-D : B-E : yaitu 1/2 lingkar paha dikurangi 4 cm ( 1/2 x 64 - 4 : 28 )
D-F : F-G : yaitu 3 cm buat garis vertikal dinamakan garis antu
I-N : 1/4 lingkar pinggang ditambah 4 c
m untuk kup
hubungkan titik I - G dengan garis lurus ke titik D
I-Y : 1/10 lingkar pinggang
Y-K : L-M : yaitu 2 cm
K-L : 3 cm
N-Q : 3 cm
P-Q : 14 cm untuk garis kantong samping
A-O : ukuran panjang lutut
O-R : O-S : 1/4 lingkar lutut
R-S : 1/2 lingkar lutut di kurangi 2 cm
C-C1 : C-C2 : 1/4 lingkar kako
C1-C2 : 1/2 lingkar kaki dikurangi 2 cm
hubungkan N-C2 melewati titik E dan S hubungkan juga D-C1 mele pwati R
pindahkan pola bagian depan bersama tandanya
garis celana bagian sisi pinggang diberi tanda titik A
A-C : 1/4 lingkar pinggang di tambah 2 cm buat tanda E-D 5 cm
hubungkan A-C dengan membentuk sudut siku
hubungkan A-E , untuk kupnat 2 cm pas ditengah pola
E-H : 1/4 lingkar panggul
I-Y : 8 cm
hubungkan titik Y ke M terus ke N
K - M dan L - N yaitu 4cm
hubungkan C ke Y melewati H
mungkin masih banyak kekurangan lain waktu bs kita perjelas lg
panjang celana , dari pinggang sampai panjang celana yang diinginkan
lingkar pinggang , diukur sekeliling pinggang
lingkar pesak , diukur dari batas pinggang belakang melalui selangkangan sampai garis pinggang bagian depan
lingkar paha , diukur sekeliling paha terbesar
lingkar panggul , diukur sekeliling panggul terbesar
lingkar kaki , diukur sekeliling kaki bawah
panjang lutut , diukur dari pinggang sampai batas lutut
lingkar lutut , diukur sekeliling lutut yang diinginkan
kemudian kita dapat ukuran sebagai berikut
panjang celana : 90 cm
lingkar pinggang : 84 cm
lingkar pesak : 69 cm
lingkar paha : 64 cm
lingkar panggul : 100 cm
lingkar lutut : 52 cm
lingkar kaki : 40 cm
panjang lutut : 55 cm
semua ukuran diatas hanyalah ilustrasi saja , dibawah ini kita mulai membuat polanya
pola bagian depanambil titik A buat garis tegak dan lurus ( ukurantitik A dari sisi kain hendaknya diukur 1/4 lingkar paha ditambah 3 cm untuk menghindari pinggiran kain atau boleh juga pake karton dulu )
A-C : panjang celana
A-B : 1/3 lingkar pesak ditambah 5 cm buat garis datar dati kiri kekanan
B-D : B-E : yaitu 1/2 lingkar paha dikurangi 4 cm ( 1/2 x 64 - 4 : 28 )
D-F : F-G : yaitu 3 cm buat garis vertikal dinamakan garis antu
I-N : 1/4 lingkar pinggang ditambah 4 c
m untuk kup
hubungkan titik I - G dengan garis lurus ke titik D
I-Y : 1/10 lingkar pinggang
Y-K : L-M : yaitu 2 cm
K-L : 3 cm
N-Q : 3 cm
P-Q : 14 cm untuk garis kantong samping
A-O : ukuran panjang lutut
O-R : O-S : 1/4 lingkar lutut
R-S : 1/2 lingkar lutut di kurangi 2 cm
C-C1 : C-C2 : 1/4 lingkar kako
C1-C2 : 1/2 lingkar kaki dikurangi 2 cm
hubungkan N-C2 melewati titik E dan S hubungkan juga D-C1 mele pwati R
Pola bagian belakangpola bagian belakang berdasarkan pola bagian depan caranya sebagai berikut
pindahkan pola bagian depan bersama tandanya
garis celana bagian sisi pinggang diberi tanda titik A
A-C : 1/4 lingkar pinggang di tambah 2 cm buat tanda E-D 5 cm
hubungkan A-C dengan membentuk sudut siku
hubungkan A-E , untuk kupnat 2 cm pas ditengah pola
E-H : 1/4 lingkar panggul
I-Y : 8 cm
hubungkan titik Y ke M terus ke N
K - M dan L - N yaitu 4cm
hubungkan C ke Y melewati H
mungkin masih banyak kekurangan lain waktu bs kita perjelas lg
Subscribe to:
Posts (Atom)